PREMIUM

Fat, oil, and antioxidant in food products

⭐ 4.8 🕒 105 Menit 🎓 Beginner 📅 2026
👤 Prof. Dr. Ir. Slamet Budijanto, M.Agr

Yang Akan Dipelajari

Kenapa minyak dan lemak begitu digandrungi di indonesia? Meski isu minyak dan kesehatan sangat erat kaitannya, industri pangan sangat bergantung pada minyak dan lemak. Hampir sulit mengganti minyak dengan yg lain. Ada 2 fungsi aplikasi minyak dan lemak yang erat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya sebagai sumber nutrisi. Densitas kalori miyak lemak sangat tinggi, yakni menghasilkan 9 kilo kalori, sedangkan dari protein atau karbohidrat hanya 4 kilo kalori. Hal ini penting diketahui industri pangan saat mengembangkan produk dengan densitas tinggi seperti untuk pangan darurat. Ada juga fungsi non kalori yakni sumber dari asam lemak esensial yang tidak bisa disintesis dalam tubuh yakni omega-3 (EPA, DHA) dan omega-6 (minyak nabati). Fungsi non nutrisi yakni diaplikasikan untuk teknologi pangan yakni sensori, karena lemak minyak membawa rasa dan tekstur yang khas. Penggunaan minyak dan lemak untuk pangan di antaranya sebagai frying oil (deep frying fat, shortening, RBD olein), salad oil (RBD oilein), bakery (margarin, butter, shortening), dan confectionery (cocoa butter, CBE, CBS). Kerusakan produk kering yang mengandung minyak dan lemak paling umum adalah tengik. Dalam video ini akan kita akan mengenal minyak dan lemak lebih dalam supaya produk yang kita produksi memiliki masa simpan produk lebih panjang.

Tentang Speaker

👨‍🏫

Prof. Dr. Ir. Slamet Budijanto, M.Agr

Professional Food Technology